Bahan Bacaan Kepemimpinan dalam Penciptaan Lingkungan Belajar (1JP)
Elemen ketiga adalah lingkungan belajar, yang memiliki peran penting dalam pembelajaran. Tantangan utama kepala sekolah pada elemen ini adalah bagaimana membuat guru mampu menciptakan budaya belajar yang nyaman, di mana setiap murid merasa dihargai dan didengar. Guru harus berperan aktif dalam membangun norma-norma yang mendorong partisipasi dan kolaborasi, sehingga murid merasa bahwa pendapat mereka memiliki dampak. Kepala sekolah juga harus memfasilitasi desain fisik dan virtual dari ruang belajar yang mempengaruhi cara murid berinteraksi dengan materi pembelajaran. Ruang yang dirancang dengan baik dapat memfasilitasi kerja sama antar murid dan memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi ide-ide baru.
| Murid banyak mengajukan pertanyaan | murid memiliki keterampilan bertanya dan berbahasa untuk menggali lebih dalam tentang materi dan tidak secara pasif menerima jawaban atau penjelasan dari guru |
| Pertanyaan lebih dihargai daripada jawaban | murid yang bertanya dalam rangka proses belajar, menemukan, dan menyampaikan lebih penting daripada pada hasil akhir pembelajaran |
| Model yang bervariasi untuk pembelajaran | Pemilihan model pedagogis disesuaikan dengan kebutuhan dan minat murid, mendorong murid melakukan tantangan berikutnya |
| Koneksi eksplisit ke aplikasi dunia nyata | Desain pembelajaran tidak dibiarkan begitu saja tetapi harus didukung dan dibangun di atas relevansi dan makna |
| Kolaborasi | murid menentukan tujuan pribadi, memantau kemajuan, dan terlibat dalam memberikan umpan balik kepada teman-temannya |
Bahan Bacaan Kepemimpinan dalam Pemanfaatan Digital (1JP)
Bahan Bacaan Strategi Pengelolaan Pembelajaran Mendalam
Kondisi Pembelajaran yang berdampak pada Pembelajaran Mendalam di atas dapat dijabarkan pada tabel berikut:
| No | Komponen | Fokus Utama | Indikator/Rubrik |
|---|---|---|---|
| 1 | Visi/Tujuan (Vision/Goals) | Kejelasan dan fokus visi sekolah terhadap Pembelajaran Mendalam |
|
| 2 | Kepemimpinan (Leadership) | Peran dan tindakan kepemimpinan dalam mendukung Pembelajaran Mendalam |
|
| 3 | Budaya Kolaboratif (Collaborative Culture) | Tingkat kolaborasi dan kerja sama di antara warga sekolah |
|
| 4 | Kedalaman Pembelajaran (Deepening the Learning) | Kualitas dan kedalaman proses pembelajaran yang terjadi di sekolah |
|
| 5 | Evaluasi dan Pengukuran Baru (New Measures and Evaluation) | Pendekatan dan metode pengukuran dan evaluasi yang mendukung Pembelajaran Mendalam |
|
Sumber:
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah DirektoratJenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru
Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Tahun 2025.